Monday, November 4, 2013

Indahnya Kecerdasan



INDAHNYA KECERDASAN

            Al-Asma’I bercerita, Aku berbincang dengan seorang pemuda yang berbicara kepadaku dengan kefasihan dan keindahan bahasanya sehingga membuatku sangat terhibur.
Aku bertanya kepadanya:
            “Apakah engkau senang jika memiliki uang seribu dinar tapi engkau bodoh?”.
Pemuda itu menjawab:
            “Demi Allah, tidak”.
Aku bertanya:
            “Kenapa?”.
Pemuda itu menjawab:
Aku takut kebodohanku berbuat jahat kepadaku sampai menghabiskan hartaku,sehingga yang tersisa padaku adalah kebodohanku”.

**********
            Diceritakan oleh Ibnu Qutaibah, Umar Bin Khatab RA berjalan melewati sekerumunan anak yang sedang bermain, yang diantaranya adalah Abdullah Bin Zubair. Semua anak-anak lari ketika melihat Umar kecuali Abdullah Bin Zubair, Umar bertanya kepadanya : “Ada apa denganmu ? Mengapa kamu tidak lari bersama teman-temanmu?”.
            Abdullah menjawab:
Wahai Amirul Mu’minin, aku tidak dalam keadaan bersalah sehingga harus takut kepadamu, jalannya juga tidak sempit sehingga harus diluaskan untukmu”.
**********
                Abdullah Bin Dinar meriwayatkan, bahwa suatu kali ia berjalan bersama Khalifah Umar di dekat Makkah ketika bertemu seorang anak laki-laki penggembala sedang mengembalakan sekawanan domba. Umar berkata kepadanya, “Juallah seekor domba kepadaku.”
                Anak laki-laki itu menjawab , “Domba domba ini bukan miliku, tapi milik tuanku.”
                Kemudian untuk mengujinya , Umar berkata , “Engkau kan bisa berkata kepadanya bahwa seekor serigala telah menyambar salah satu di antaranya, dan dia tidak akan tahu apa-apa mengenai hal itu?”.
                Kata anak itu;
                Tidak, memang ia tak akan tahu, tapi kalau demikian dimana Allah?”.
**********
                Setelah menghancurkan patung-patung sesembahan kaumnya, Ibrahim AS menyisakan patung terbesar dan mengalungkan kampak di leher patung tersebut.
                Mereka bertanya : “Apakah kamu yang melakukan perbuatan ini terhadap tuhan-tuhan Kami,Hai Ibrahim?”.
                Ibrahim AS menjawab: “Sebenarnya patung yang besar itulah yang melakukannya, Maka Tanyakanlah kepada berhala itu, jika mereka dapat berbicara”.
                Ibrahim al-Khalil berkata kepada Raja Namrud: “Tuhanku ialah yang menghidupkan dan mematikan “.
                Namrud berkata: “Saya dapat menghidupkan dan mematikan”.
                Ibrahim berkata : “Sesungguhnya Allah menerbitkan matahari dari timur, Maka terbitkanlah Dia dari barat”,
Maka terdiamlah orang kafir itu.










REFERENSI (BUKU “TIDAK LAYAK MENGUJI TUHAN”)karangan Anshary Ismail
Daftar Bacaan
1.     Al-Qur’an dan Terjemahannya. Depag
2.     Qur’an in Word
3.     Maktabah Syamilah
4.     Program Kutubut Tis’ah
5.     Lidwa Pustaka, Program Terjemah Hadits 9 Imam.
6.     Imam Mawardi Adabuddunnya Waddin , Al-Haramain.
7.     Imam Mawardi Adabuddunnya Waddin, PT.Sahara Intisains. Cet 1 2009
8.     Imam Ghazali,  Bidayatul Hidayah. Himmah, cet 2 2008
9.     Tanbighul Ghafilin jilid 1&2, Pustaka Amani Jakarta, cet 1 1999
10.                         Mutiara Nahjul Balaghoh. Mizan Bandung, cet 3 1994
11.                        Muhammad Ahmad Rasyid, Al-Muntholaq, Titik Tolah Landasan Gerak para aktifis dakwah . Rabbani Press Jakarta , cet 1 2005
12.                        Muhammad Ahmad Rasyid, Hambatan-Hambatan Dakwah. Rabbani Press Jakarta, cet 2 2005
13.                         Jasim Muhammad Muhalhil Al Yasin. Tarbiyah Qiyadiyah: Mencari  Pioner Dakwah Panutan Umat. Pustaka Nawaitu Jakarta, cet 1 2005
14.                         Imam Ibnu Hajar & Imam Nawawi, Nashaoihul Ibad. Menara Kudus. Tt.
15.                         Ibnu Athoillah, Al-Hakim
16.                         Syekh Abdul Qodir Jaelani, Futuhul Ghaib.
17.                         Hisham At-Thalib, Panduan Latihan Untuk Juru Dakwah. Media Dakwah Jakarta, cet 2 1996
18.                         Anshary Ismail, Jalan Islam: Transformasi Akidah Dalam Kehidupan . Annur Book Publishing Jakarta, cet 1 2007
19.                        DR. Muhammad bin Hasan bin Aqil Musa, Membangun Keteguhan Seorang Mukmin. Rabbani Press Jakarta, cet 1 2004
20.                        Fathi Yakan, Isti’ab: Meningkatkan Kapasitas Rekrutmen DAkwah Rabbani Press Jakarta, cet 2 2006
21.                         DR.Khalid Umar  el Disuqi. Bellsing In Disguise. PT Serambi Ilmu Semesta, cet 1 2007
22.                        Syaikh Sa’di Syirazi, Bustan, Litera Antarnusa Jakarta, cet 1 1986
23.                        Syaikh Sa’di Syirazi, Saat Untuk Bicara. Pustaka Firdaus Jakarta, cet 3 1992
24.                        Sa’id Hawwa, Intisari Ihya Ulumudin, Rabbani Press Jakarta, cet 2 1999
25.                        Majalah Sabili
26.                        Majalah Waqfah Tarbawiyah
27.                        Dll


Labels:

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home