Thursday, October 17, 2013

Anugerah Akal

ANUGERAH  AKAL

Anusirwan bertanya kepada Buzurjamhir:
“Apa sesuatu yang paling baik bagi seseorang?”.
Buzurjamhir menjawab:
“Akal yang ia hidup dengannya”.
Anusirwan bertanya lagi:
            “Jika tidak punya?”.
Buzurjamhir menjawab:
            “Harta yang dapat memperlihatkan cintanya kepada manusia”.
Anusirwan bertanya lagi:
            “Jika tidak bisa?”.
Buzurjamhir menjawab:
            “Matilah dengan berkolong tanah”.

            Anas Bin Malik, meriwayatkan: “Seorang laki-laki mendapat pujian baik dari Nabi SAW.Lalu beliau bertanya: “Bagaimana dengan akalnya?
            Para sahabat menjawab: “Wahai Rasulullah SAW, ibadah, akhlak, kemuliaan, sopan santunnya…”.
            Belum selesai dijawab beliau bertanya lagi:
“Bagaimana dengan akalnya?”.
            Para sahabat bertanya: Wahai Rasulullah SAW, kami memujinya atas dasar ibadah (yang dilakukannya) dan ibadah lainnya, lalu mengapa engkau bertanya tentang akalnya?
            Rasulullah SAW menjawab:
            “Orang bodoh yang beribadah akan terkena dosa  lebih besar akibat kebodohannya dibandingkan dengan pelaku dosa. Manusia mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan berbagai media sesuai dengan kemampuan akal mereka”.


            Diceritakan suatu waktu terdapat seekor singa di hutan memberitahu anaknya: “Engkau tidak perlu takut kepada binatang lain, tetapi waspadalah engkau dari satu makhluk yang berkaki dua yaitu manusia; dia memiliki akal”.
            Pada suatu hari anak singa itu berjumpa dengan seorang manusia dan menawannya. Anak singa itu hampir membunuhnya. Anak singa itu teringat akan nasehat induknya dan bertanya kepada manusia itu ; “Bapakku telah memberikan nasehat kepadaku tentang engkau; bolehkah engkau tunjukan otak engkau?”
            Manusia itu pun berkata: “Ya, tetapi aku tinggalkan otakku dirumah. Kalau engkau lepaskan aku , aku akan balik kerumah dan mendapatkannya untukmu”. Anak singa itupun setuju . Manusia itu pun berkata: “Tetapi mungkin nanti kau akan pergi dari sini dan aku tidak menjumpai engkau . Biar aku ikat engkau pada sebatang pohon supaya engkau tidak meninggalkan tempat ini”.
            Anak singa itu setuju . Begitu manusia itu mengikat anak singa tersebut, dia terus cari kayu dan memukul anak singa yang malang itu sehingga mati. Dalam saat-saat terakhir, anak singa itu ingat nasehat bapaknya , “Berhati-hatilah dengan manusia, dia memiliki akal “.

“Terimakasih atas kunjungannya  semoga bermanfaat..
Assalamualaikum wr wb…..”
























Sumber
“Buku TAK BERHAK MENGUJI TUHAN” karya Anshary Ismail.

Daftar Bacaan
1.     Al-Qur’an dan Terjemahannya. Depag
2.     Qur’an in Word
3.     Maktabah Syamilah
4.     Program Kutubut Tis’ah
5.     Lidwa Pustaka, Program Terjemah Hadits 9 Imam.
6.     Imam Mawardi Adabuddunnya Waddin , Al-Haramain.
7.     Imam Mawardi Adabuddunnya Waddin, PT.Sahara Intisains. Cet 1 2009
8.     Imam Ghazali,  Bidayatul Hidayah. Himmah, cet 2 2008
9.     Tanbighul Ghafilin jilid 1&2, Pustaka Amani Jakarta, cet 1 1999
10.                         Mutiara Nahjul Balaghoh. Mizan Bandung, cet 3 1994
11.                        Muhammad Ahmad Rasyid, Al-Muntholaq, Titik Tolah Landasan Gerak para aktifis dakwah . Rabbani Press Jakarta , cet 1 2005
12.                        Muhammad Ahmad Rasyid, Hambatan-Hambatan Dakwah. Rabbani Press Jakarta, cet 2 2005
13.                         Jasim Muhammad Muhalhil Al Yasin. Tarbiyah Qiyadiyah: Mencari  Pioner Dakwah Panutan Umat. Pustaka Nawaitu Jakarta, cet 1 2005
14.                         Imam Ibnu Hajar & Imam Nawawi, Nashaoihul Ibad. Menara Kudus. Tt.
15.                         Ibnu Athoillah, Al-Hakim
16.                         Syekh Abdul Qodir Jaelani, Futuhul Ghaib.
17.                         Hisham At-Thalib, Panduan Latihan Untuk Juru Dakwah. Media Dakwah Jakarta, cet 2 1996
18.                         Anshary Ismail, Jalan Islam: Transformasi Akidah Dalam Kehidupan . Annur Book Publishing Jakarta, cet 1 2007
19.                        DR. Muhammad bin Hasan bin Aqil Musa, Membangun Keteguhan Seorang Mukmin. Rabbani Press Jakarta, cet 1 2004
20.                        Fathi Yakan, Isti’ab: Meningkatkan Kapasitas Rekrutmen DAkwah Rabbani Press Jakarta, cet 2 2006
21.                         DR.Khalid Umar  el Disuqi. Bellsing In Disguise. PT Serambi Ilmu Semesta, cet 1 2007
22.                        Syaikh Sa’di Syirazi, Bustan, Litera Antarnusa Jakarta, cet 1 1986
23.                        Syaikh Sa’di Syirazi, Saat Untuk Bicara. Pustaka Firdaus Jakarta, cet 3 1992
24.                        Sa’id Hawwa, Intisari Ihya Ulumudin, Rabbani Press Jakarta, cet 2 1999
25.                        Majalah Sabili
26.                        Majalah Waqfah Tarbawiyah
27.                        Dll




Labels:

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home